Pages

Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

02 Juni 2010

PAYPAL merambah Ponsel

Sering menggunakan Paypal? Biasanya pengguna jasa PayPal harus menggunakan PC untuk melakukan transaksi. Tidak mau terlalu mengandalkan transaksi hanya melalui PC, PayPal mengembangkan sayapnya dengan mengembangkan aplikasi untuk pengguna ponsel. PayPal baru-baru ini mengumumkan kalau aplikasi mobile mereka telah tersedia untuk pengguna ponsel berbasiskan iPhone, BlackBerry, dan Android. Bagaimana dengan pengguna ponsel lainnya? Mereka dapat mengaksesnya melalui browser WAP yang ada di tiap ponsel.


Aplikasi mobile tersebut mengijinkan penggunanya untuk mengirim uang untuk pembayaran pribadi seperti, membayar tagihan, membayar hutang, dan masih banyak lagi. Pengguna aplikasi ini juga dapat mengecek saldo rekening dan melihat riwayat transaksi mereka. Demi keamanan, semua transaksi yang ada selalu dikonfirmasi oleh password.
“Konsumen saat ini ingin cara yang cepat, aman dan nyaman untuk melakukan transaksi keuangan online,” kata Rahul Shinghal, Regional Mobile Manager untuk PayPal Asia Pasifik. “Ini merupakan bukti yang jelas bahwa ponsel semakin menjadi bagian penting kehidupan sehari-hari di Indonesia. Ketersediaan PayPal pada ponsel merupakan pengembangan alami bagi kami ketika kami berupaya keras untuk memberikan pengalaman transaksi online yang paling nyaman dan aman yang tersedia di Indonesia. Dengan aplikasi mobile baru PayPal, sekarang pengguna dapat secara aman mengelola keuangan online mereka dan mengirimkan uang untuk pembayaran secara cepat, baik setempat maupun ke seluruh dunia."

Aplikasi mobile PayPal dapat diunduh secara gratis di:

by:chip
Read rest of entry

01 Juni 2010

New USB 3.0

USB 3.0 telah resmi dirilis oleh USB Implementers Forum. USB ini juga disebut sebagai SuperSpeed USB. Tentu saja hal ini karena peningkatan kecepatan yang mencapai sekitar 10 kali lipat dari USB 2.0 yang “hanya” 480 Mbps menjadi 5 Gbps pada USB 3.0 saat ini. Bagaimana bisa demikian? Transfer rate yang cepat ini diperoleh sebagai akibat dari kabel barunya yang dilengkapi dengan dua pasang kabel tambahan terpisah dan shielded. Standar baru ini dapat mengirim dan menerima data pada kecepatan yang sama. Koneksi dilakukan dengan lima titik kontak baru yang diintegrasikan ke dalam konektor tipe A yang lama. Lantaran ketiadaan tempat, konektor mikro, mini, dan tipe B akan disediakan melalui adaptor. Perangkat USB dan kabel baru ini dapat dikenali dari konektor yang berwarna biru. Belum ada kejelasan kapan chipset awal dari Intel, AMD, atau NVidia akan menawarkan spesifikasi USB 3.0. Aksesori pertama diharapkan telah tersedia pada tahun 2010. Semua perangkat dan kabel lama tetap dapat digunakan maksimal dengan kecepatan USB 2.0. Microsoft berencana mengintegrasikan support USB 3.0 untuk Windows 7 dan sebuah patch untuk Windows Vista.
 USB 3.0 adalah pengganti USB 2.0 yang telah lama ditunggu. USB 2.0 sudah sejak hampir satu dasawarsa merupakan interface standar dalam PC dan notebook. Tahun 1996 USB telah dikembangkan sebagai koneksi antar komputer dan perangkat periferial yang praktis. Saat itu masih digunakan koneksi serial dan paralel.
Sukses baru dicapai dengan USB 2.0. Data mengalir dengan kecepatan transfer hingga 480 MBit/detik, perangkat dapat dicabut-pasang saat PC dioperasikan. Dan berkat suplai listrik terintegrasi banyak perangkat seperti USB-flashdisk atau webcam tidak membutuhkan power-supply sendiri.
Satu-satunya kelemahan: Sekarang ini 480 MBit/detik (dalam prakteknya jarang di atas 300 MBit/detik) tidak lagi memadai. Karena itu tahun 2007 Intel menjanjikan USB 3.0 yang selesai November 2008.
USB 3.0 mengatasi masalah ybs: Data mengalir dengan kecepatan hingga 5 GBit/detik – 10 kali lipat USB 2.0. Teknik serupa kini juga tersedia untuk transfer data serial, yang juga digunakan pada interface serial lainnya seperti PCI-Express dan SATA.

Seperti USB 2.0, USB 3.0 juga akan menjadi interface standar dalam semua bidang elektronik – dengan demikian akan digunakan selama beberapa tahun. Namun tidak akan semudah itu bagi USB 3.0:
Secara umum semua kabel akan diupayakan diganti dengan koneksi nirkabel. Standar nirkabel tertentu – seperti WirelessHD untuk transfer content audio dan video HD – saat ini telah mencapai 3 GBit/detik. Tahun-tahun mendatang kecepatan ini akan mengalami banyak peningkatan.
Selain itu Intel yang merupakan kekuatan pendorong di balik semua spesifikasi USB menciptakan saingan sendiri: Tahun ini juga akan keluar sebuah interface optis baru dengan codename ‘Light Peak’ yang menawarkan kecepatan data hingga 10 GBit/detik. Jadi akan menegangkan bagi USB 3.0.


Bila Anda tidak ingin segera membeli mainboard baru, tetapi ingin pindah ke USB 3.0, dibutuhkan sebuah controller-card yang hanya tersedia untuk PCI-Express 2.0 (mulai 30 Euro). Bagi Anda yang tidak memiliki PCIe-slot pada PCnya (angkatan sebelum 2005), tidak perlu berharap pada USB 3.0.
Namun dengan hardware baru pun sering hanya tersedia interface PCIe 1.0. Di sini controller-card memang dapat digunakan, tetapi kecepatan penuh tidak tercapai. Triknya: Masukkan controller-card ke dalam graphic-card PCIe 4x, 8x atau bahkan 16x. Dengan itu Anda mencapai kecepatan penuh.


Walau pun USB 3.0 baru beberapa minggu tersedia di pasaran, harganya tidak mahal. Namun ada pembatasan-pembatasan, sehingga kecepatan penuh SuperSpeed tidak dimungkinkan. Bila Anda senang membeli hardware baru atau menginginkan kecepatan transfer sangat tinggi tanpa SATA, tersedia perangkat-perangkat USB 3.0 pertama yang tidak terlalu mahal.
Bagi pengguna lainnya, lebih baik menunggu: Tak lama lagi (semester ke 2 tahun ini) USB 3.0 akan tersedia pada banyak mainboard dan notebook melalui integrasi ke dalam chipset Intel, nVidia dan AMD. Harddisk eksternal dan USB-flashdisk akan tersedia dengan harga murah dan controller-chip generasi ke 2 tidak perlu lagi menghadapi masalah kecepatan seperti sekarang ini.
Diagram:
Transfer data maksimal
usb2
usb3
Kabel Digitus USB 3.0
Produsen: Digitus
Harga: sekitar US$ 6
Info: www.digitus.info



 SuperSpeed-port yang baru sepenuhnya kompatibel ke bawah. Selain tingkat kecepatan baru SuperSpeed (5 GBit/detik) juga didukung LowSpeed (hingga 1,5 MBit/detik) dan FullSpeed (hingga 12 MBit/detik) yang telah digunakan pada USB 1.0, HighSpeed (480 MBit/detik) dari USB 2.0 tanpa pembatasan.
Karena port tipe A yang sering ditemukan pada PC dan notebook tidak berubah bentuk, steker lama tetap dapat dipasang. Perangkat USB 2.0 lama memang tidak dapat memanfaatkan kecepatan transfer baru yang hampir 10 kali lipat, tetapi tes-tes kami membuktikan adanya peningkatan kecepatan hingga 10%.
Penjualan perangkat USB 3.0 telah dimulai, tetapi masih belum jelas. Saat ini hanya tersedia sebuah chip host-controller – NEC ?PD720200 yang digunakan pada semua mainboard yang tersedia.
Di sini ada 2 pilihan: Menggunakan mainboard baru dengan NEC-controller, seperti Asus P7P55D-E Pro (sekitar 150 Euro, gambar kiri) dan Gigabyte (Seri P55A & 790XTA, 100 Euro ke atas). Namun biasanya mainboard baru juga membutuhkan komponen hardware – CPU atau RAM – yang juga baru (100 Euro ke atas).
Sebagai alternatif tersedia PCIe-card. Pada penutupan redaksi hanya ada beberapa model dan hanya satu yang tersedia: Host-controller USB 3.0 dari Sharkoon (sekitar 40 Euro, 2 x USB 3.0). Sejak pertengahan Desember tersedia card yang sama dari Buffalo, IFC-PCIE2U3 (sekitar 65 Euro) dan U356 dari Asus (sekitar 35 Euro, 2 x USB 3.0, 2 x SATA 3).
Namun semua tidak berguna, bila Anda tidak memiliki perangkat periferial yang sekarang ini masih langka. Sejak akhir November lalu Sharkoon menawarkan SATA QuickPort USB 3.0 (sekitar 50 Euro), di mana Anda dapat menggunakan harddisk 2,5 dan 3,5 inci untuk transfer data. Sebelum Natal juga tersedia harddisk eksternal dari Buffalo seri HD-HX dalam kapasitas 1, 1,5 dan 2 Terabyte (sekitar 190-370 Euro).
 Untuk mencapai tingkat kecepatan lebih tinggi pada USB 3.0 semuanya sedikit ditingkatkan: Dalam protokol dicantumkan tingkat kecepatan SuperSpeed dengan transfer data hingga 5 GBit/detik. Untuk itu pin steker ditambah: Bila USB 2.0 cukup dengan 4 pin, untuk USB 3.0 dibutuhkan 5 pin lainnya.
Dengan demikian kabelnya pun harus disesuaikan: Selain yang 2 pasang dari USB 2.0, ada masing-masing sepasang lagi untuk mengirim dan menerima, serta satu untuk power-supply dan massa.
Untuk menempatkan pin baru port dan steker diperluas – kecuali tipe A yang banyak digunakan. Di sini pin tambahan ditempatkan pada bagian belakang, bentuk dasarnya tidak berubah.

 

Karena saat ini ?PD720200 satu-satunya yang tersedia, tes kami dilakukan berdasarkan hardware ybs: Di lab CHIP diuji mainboard Asus P7P55D-E Pro, card QuickPort USB 3.0 dari Sharkoon dan Buffalo HD-HXU 3.
Hasilnya mengesankan: Dengan QuickPort dan Buffalo digunakan harddisk SATA terbaru dengan kecepatan maksimal. Tidak ada perbedaan antara SATA dan USB 3.0. Ini berarti performa 4 kali USB 2.0.
Semua lebih cepat bila menggunakan SSD cepat dalam QuickPort: Kecepatan hingga 200 MByte/detik dapat tercapai. Tetapi ada penurunan: Intel X25-MG2 yang kami uji mencapai kecepatan 260 MByte/detik – menurut spesifikasi hingga 640 MBit/detik.
Jelas NEC belum mencapai performa maksimal, chip terhenti pada 200 MByte/detik. Dengan hardware 2.0 dalam port 3.0 ada kejutan positif: Waktu akses lebih singkat dan performa meningkat hingga 10%.
Yang belum pindah ke USB 3.0 juga dapat mencapai kecepatan lebih tinggi daripada USB 2.0. Port SATA eksternal semakin banyak digunakan pada PC dan notebook. Dengan eSATA dimungkinkan kecepatan yang sama seperti SATA internal. Dalam prakteknya hingga 300 MByte/detik.
Kelemahan-kelemahan awal eSATA juga sudah hilang (tidak adanya fitur HotPlug dan power-port tambahan). Namun eSATA tidak lebih baik dibanding USB 3.0: Kabelnya kaku dan pendek, tidak ada USB-hub untuk mempermudah pemasangan perangkat.
Alternatif lain adalah Firewire 800, tetapi tidak dapat bersaing dengan eSATA atau USB 3.0. Di atas 120 MByte/detik secara teknis tidak mungkin, hampir tidak ada hardware – kalau pun ada sangat mahal.
 Sebenarnya setiap pengguna, walau tidak segera. Yang terutama menggunakan periferial lambat pada USB-port – misalnya scanner, printer, mouse, keyboard atau webcam – tidak perlu segera pindah ke 3.0. Pada aplikasi ini SuperSpeed tidak menawarkan kelebihan. Namun bila Anda mengcopy data dalam jumlah besar ke harddisk atau flashdisk USB, sebaiknya segera pindah! Pada kecepatan data yang kami ukur hingga 200 MByte/detik saat ini hanya eSATA yang dapat mengimbangi.
 by:chip
Read rest of entry

24 Mei 2009

FB di Windows Mobile

 Pembuat software raksasa Microsoft kemarin merilis aplikasi Facebook yang dapat digunakan untuk OS Windows Mobile 6. Untuk membuat posting wall, share foto, mengirim pesan, mengupdate profile, bahkaln mengupload video.

Software gratisan Facebook untuk Windows Mobile 6, adalah aplikasi pertama yang memperbolehkan pemakai untuk mengupload video langsung dari smartphone mereka.

Dalam aplikasi ini juga menawarkan fitur paling inti seperti kemampuan untuk memanggil orang di daftar teman-teman mereka, mengatur profile Facebook, mengkonfirmasi permintaan teman, upload dan mentag foto, update status, dan masih banyak lagi.

Microsoft berkata, versi aplikasi Facebook ini akan dapat di gunakan dengan OS Windows Mobile 6.5 saat aplikasi ini di rilis nanti pada tahun ini.

by : T&t Magz

Read rest of entry

27 Januari 2009

Virus VIRGEAR " si Penghapus MP3"



WAH, ada lagu Agnes Monica yang “Matahariku””, sahutDencu. Karena itu lagu kesenangannya, tanpa ragu ia punlangsung menjalankannya dengan cara mengklik ganda filetersebut. Namun apa yang terjadi, bukan lagu Agnes yang iadapatkan, tapi semua file MP3 beserta file video kesayangan miliknya hilang dalam sekejap. Kok bisa? Itu salah satu tandanya telah terinfeksi oleh Virgear.

Tipuan Virgear

Virgear memang virus biasa saja, artinya ia tidak memiliki teknikinfeksi yang kompleks seperti halnya yang dilakukan virus lama Brontok maupun Maxtrox yang baru–baru ini menyebar.

Virgear dibuat menggunakan Visual Basic. Sampai tulisan ini dibuat, terdapat tiga varian dari Virgear yang kami dapat. Varian pertama yang kami temukan memiliki ukuran fi le sebesar 16.896 bytes, yang kemungkinan besar di-pack menggunakan UPX dan di-scramble untuk menyembunyikan identitas dari packer yang digunakan. Yang kedua, memiliki ukuran fi le sebesar 49.152 bytes, murni tanpa di-pack. Dan yang ketiga, atau Virgear.C, memiliki ukuran sebesar 19.968, yang juga kemungkinan besar di-pack menggunakan UPX dan di-scramble seperti halnya varian pertama.

Yang akan coba dibahas kali ini adalah varian Virgear.A. Walaupun sebenarnya perbedaan dari setiap varian tidaklah terlalu signifikan, hanya di nama–nama fi le virus yang digunakan untuk menyebar. Dan satu hal yang tidak berubah antara varian yang satu dengan yang lainnya adalah icon yang digunakan. Ia menggunakan icon yang mirip dengan file .MP3 milik aplikasi WinAmp. Yang dilakukannya ini cukup banyak menipu para korbannya. Walaupun sebenarnya hal ini tidak perlu terjadi, jika Anda mampu membedakannya antara file asli dan file virus.

Bersarang di System

Ia akan meng-copy-kan beberapa file yang merupakan duplikat dari dirinya ke direktori yang ia beri nama system. Direktori ini terletak di bawah direktori System32 milik Windows. Pada direktori tersebut akan terdapat beberapa file dengan nama VirGear.exe, smss.exe, Gazette.exe, Gazerock.exe, dan Nugen. exe. Direktori system dan kelima file tersebut ber-attribut hidden dan system, jadi secara setting-an default Windows tidak akan terlihat oleh kasat mata. Lalu, kelima file itu akan ia jalankan.

Untuk dapat aktif otomatis, ia membuat beberapa item baru di Registry Run dengan nama seperti Winamps, Nullsoft, JetAduio, CoolEditV2, dan AdobeAudition. Nama yang dibuat memang terlihat mirip dengan nama beberapa aplikasi multimedia. Tentu saja ini bertujuan untuk tidak membuat user curiga.

Saat user menjalankan file virus, ia akan mencoba untuk membuka file Clock.avi yang secara default terletak pada direktoriWindows untuk dijalankan pada Windows Media Player. Pada rutin virusnya terlihat bahwa fungsi ini akan diaktifkan apabila virus dijalankan bukan pada direktori induknya, yakni system.

Matikan UAC

Untuk melancarkan aksinya ia mengeset registry untuk tidak menampilkan file hidden dan system, serta menyembunyikan setiap extension yang dikenali oleh Windows. Selain itu, fungsi windows lainnya seperti System Restore dan Find/Search juga ia disable. Serta, ia pun mencoba untuk mematikan UAC (User Account Control) yang ada pada Windows Vista. Walaupun sebenarnya, virus ini tidak dapat berjalan mulus di Vista pada user account selain administrator, tentu saja karena terbentur masalah privilages yang lebih ketat dibandingkan operating system sebelumnya, terkecuali memang Anda dengan sengaja menjalankan dengan perintah “Run as administrator”.

Matikan Virus Lain

Untuk menjadi penguasa tunggal di komputer terinfeksi, ia mencoba untuk mematikan virus lain dengan memasukkan nama file yang dikenal sebagai nama file induk virus tersebut pada Registry Image File Execution Options, seperti kspoold. exe, HokageFile.exe, atau HOKAGE4.exe. Selain itu, ia pun menambahkan beberapa nama file lain seperti Setup.exe, In-stall.exe, msiexec.exe, regedit.exe, dan juga nama file antivirus termasuk PCMAV-CLN.exe dan PCMAV-RTP.exe.

Selain itu, virus ini juga menghalau user untuk masuk dalam modus safe-mode, dengan menghapus setingan yang berkaitan ini di Registry.

Timer Penyebaran

Virus ini memiliki komponen Timer. Salah satunya komponen Timer yang ia namakan Penyebaran. Timer ini diset untuk memiliki interval sebesar 60000ms. Ia bertugas untuk membuat file induk dan menyebarkan diri ke setiap drive yang ia temukan, termasuk Remote Drive. Artinya, ia juga dapat menyerang drive yang di share pada jaringan setempat.

Pada saat menyerang removable drive ataupun remote drive, ia akan menciptakan dua buah fi le baru dengan nama Autorun.inf dan Winamps.exe dengan attribut hidden dan system. Selain itu, sebuah direktori baru dengan nama My Music 2008 juga akan diciptakan, pada direktori tersebut akan berisi banyak sekali file MP3 palsu yang sebenarnya merupakan virus itu sendiri. Nama yang ia gunakan seperti Agnes_Monica_-_Mataha-riku__Ost._Jelita_.mp3 ,.exe, Dewiq_feat_Kaka_-_BeTe.mp3,.exe, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dan nama – nama ini yang selalu di-update di setiap varian barunya.

Jika Anda lebih teliti, terdapat beberapa kejanggalan pada nama file tersebut. Contohnya pada virus ini, terdapat tanda titik setelah ekstensi, misalkan “Agnes Monica.mp3.”. Tanda titik tersebut mengisyaratkan bahwa sebenarnya terdapat extension asli dibelakang extension tersebut. Secara default Windows, extension asli ini tidak akan diperlihatkan, apalagi virus ini pun juga mengeset Windows untuk tidak menampilkan extension asli. Selanjutnya, Anda ubah tampilan Windows Explorer ke modus Details (View -> Details), di bagian Type akan terlihat tipedari file tersebut. File MP3 yang asli memiliki Type contohnya seperti “MPEG Layer 3 Audio File”, “MP3 Format Sound”, atau sejenisnya. Jika Type nya adalah Application, bisa dipastikan itu adalah virus. Selain itu, lihat juga tampilan dari fi le tersebut. Apabila file yang Anda curigai memiliki jumlah spasi yang sangat banyak terutama di bagian akhir, Anda juga harus waspada, karena bisa jadi diakhir spasi yang segitu banyak terdapat extension asli virus yang sebenarnya, misalkan seperti yang dilakukan oleh virus ini “Dewiq_feat_Kaka_-_BeTe.mp3 [%spasi yang sangat banyak%] ,.exe”. Terlihat bahwa extension asli file tersebut adalah EXE (executable) dan bukanlah MP3. Maka dari itu, lebih baik setting-lah Windows Explorer Anda dengan masuk ke menu Folder Options, lalu memilih “Show hidden files and folders”, serta menghapus centangan ([1]) pada “Hide extensions for known fi le types” dan “Hide protected operating system fi les (Recommended)”.

Cari dan Hapus!

Beberapa pembaca mengaku bahwa saat melakukan pembasmian menggunakan PCMAV, ia menghapus setiap file MP3 yang telah terinfeksi oleh virus ini. Padahal kenyataan sebenarnya adalah virus ini tidak menginfeksi atau lebih tepatnya menginjeksi masuk ke dalam file MP3 tersebut. Yang ia lakukan adalah mencari ke setiap penjuru drive akan keberadaan file MP3, jika ia menemukannya, maka akan langsung ia hapus dan digantikan dengan file virus dengan nama yang hampir mirip dengan nama file aslinya. Jadi, file MP3 Anda yang asli memang benar–benar dihapus oleh virus ini tanpa ampun. Dan sedihnya lagi, hal ini tidak ia lakukan hanya pada fi le MP3 saja, melainkan juga pada file .3GP, .AVI, .RM, .WMV, .ASF, .MPG, .MPEG, dan .MP4.

Basmi Virgear!

Silakan gunakan PCMAV yang telah disempurnakan ini. Dan dikarenakan virus ini dapat memblok PCMAV, Anda diharuskan merename terlebih dahulu file PCMAV-CLN.EXE sebelum digu-nakan, misalkan menjadi 123456.EXE ataupun nama lain dengan extension .EXE. Sementara untuk file yang telah terlanjur dihapus oleh virus ini, segeralah lakukan recovery.

By : PC Media
Read rest of entry

SD Card 2 Terrabyte !!!

Secure Digital Association mengumumkan sebuah standar baru untuk SD card. Secure Digital Extended Capacity (SDXC) adalah format terkini yang mampu memiliki kapasitas hingga 2 Terrabyte (2.000 GB).

Image
SDXC
Dalam pagelaran CES 2009 awal Januari ini, Secure Digital Association mengumumkan standar SD card terbaru yaitu SDXC. Setelah berulang-kali meningkatkan standar SD card (SD card, penambahan SDIO, dan SDHC), asosiasi ini mencanangkan standar dengan limitasi yang teramat tinggi. Rencananya, SDXC akan segera beredar di tahun 2009 ini untuk menembus batasan 32 GB pada SDHC. Kecepatannya dalam tahun 2009 ini dapat mencapai 104 MB/s. Sebagai catatan, SDHC class 6 hanya berkisar 6 MB/s. Rencananya, SDXC ini bahkan akan dapat mencapai kecepatan 300 MB/s. SDXC ini menggunakan Microsoft exFAT file system untuk dapat menggunakan kapasitas yang teramat besar. Jadi, bagi Anda yang hendak membeli perangkat yang memakai SD-card di pertengahan tahun nanti, pastikan perangkat tersebut sudah mendukung SDXC.

By : sdcard.org
Read rest of entry

NVIDIA CUDA


Ini adalah kampanye NVIDIA yang cukup menggelitik. Bukan, graphics plus tidak berarti bahwa NVIDIA menggembar-gemborkan kemampuan grafis yang hebat. Akan tetapi, kampanye ini menampilkan kemampuan GPU NVIDIA untuk mengerjakan pekerjaan di luar grafik. NVIDIA tampaknya cukup sadar bahwa graphics card saat ini sudah mulai kehilangan pamornya sebagai sarana bermain game saja. Perlu dicarikan jalan keluar agar pangsa pasar graphics card tidak terkunci pada gamer PC saja.CUDA (Compute Unified Device Architecture) adalah kata kuncinya. Sebuah GPU NVIDIA yang dilengkapi CUDA akan membuat graphics card tersebut berubah menjadi lebih dari sekadar pemroses grafik saja. CUDA adalah arsitektur parallel computing yang dikembangkan NVIDIA. Tujuannya sederhana, agar GPU dapat diakses oleh software dan dimanfaatkan sebagai sarana pemrosesan data yang bekerja secara paralel dengan prosesor.

CUDA dapat dianggap sebagai middle-ware atau perantara. Aplikasi yang hendak memanfaatkan GPU NVIDIA, cukup mengakses CUDA saja. CUDA yang akan mengatur penggunaan GPU dan pemanfaatan resource-nya. Pada software yang dibangun dengan C, hanya dibutuhkan sedikit modifikasi agar dapat memanfaatkan CUDA. Sementara itu, CUDA juga sudah dipersiapkan untuk kompatibel dengan DirectX 11 dan OpenCL.

CUDA sudah ada di dalam driver terbaru. Hingga saat ini, CUDA dapat diaktifkan pada GPU NVIDIA seri 8, 9, dan Quadro. Jadi, CUDA bukan hardware atau aksesoris yang harus dibeli secara terpisah. Singkat kata, CUDA tersedia secara gratis untuk para pengguna GPU NVIDIA terkini.
Read rest of entry

KINGSTON SSD

Solid State Drive (SSD) adalah teknologi yang sangat dinantikan untuk menggantikan hard disk. Kali ini, Kingston menghadirkan SSD-nya, yaitu SSDNow seri E dan M. Uniknya, SSD Kingston ini menggunakan basis SSD Intel.

Image
Kingston SSDNow Seri E

SSD produk Intel adalah produk SSD pertama yang mencengangkan CHIP saat hadir di CHIP Test-Center. Kali ini, Kingston menghadirkan teknologi serupa dalam balutan nama Kingston SSDNow.

Kingston SSDNow seri M dan E hadir dalam dua kapasitas: 32 GB dan 80 GB. Memang belum mengagumkan, akan tetapi merupakan awal yang baik. Kecepatan tulis adalah yang membedakan kedua seri ini. Seri E adalah yang lebih cepat dengan kecepatan tulis 170 MB/s. Seri M seharusnya merupakan yang lebih ekonomis dengan menawarkan kecepatan tulis 70 MB/s. Uniknya, kedua jenis Kingston SSDNow ini memiliki kecepatan baca yang sama, 250 MB/s.

Image
Kingston SSDNow Seri M

SSD dari Kingston menggunakan standar interface SATA harddisk drive. Akan tetapi, sebagaimana laykanya SSD, SSDNow ini sangat tangguh dan anti-benturan serta mampu bekerja dalam lingkungan yang ekstrim. Hal ini dimungkinkan karena tidak ada bagian yang dapat bergerak. SSDNow Kingston seri E dan M dilengkapi dengan S.M.A.R.T (Self-Monitoring, Analysis and Reporting Technology) untuk memantau integritas dan kehandalan drive. Drive ini didukung oleh garansi tiga tahun dan dukungan teknis gratis.


By : CHIP

Read rest of entry

21 November 2008

Mozilla Goes to Handphone


CEO Mozilla, John Lilly menjelaskan bahwa Firefox Mobile versi alpha akan dirilis dalam waktu de

CEO Mozilla tersebut mengatakan mereka ingin memberikan pengalaman menjelajah web di perangkat mobile yang lebih dibanding apa yang sudah ditawarkan saat ini.

Sejatinya Firefox Mobile masih akan diluncurkan sekitar tahun 2010, namun versi alphanya akan dirilis tidak lama lagi. Versi alpha ini kemungkinan akan menghadirkan aplikasi-aplikasi baru yang belum pernah ada di web browser mobile manapun. Mari kita tunggu kehadirannya.

by : T&t Magz

Read rest of entry
 

Information Technology & GadGet Copyright © 2009 Gadget Blog is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal