Pages

09 Mei 2010

Canon EOS 1000D

Setelah ditunggu sekian lama oleh para penggemar Canon maupun fotografi digital pada umumnya, akhirnya Canon meluncurkan Canon EOS 1000D Digital SLR atau Digital Rebel XS. Ditunggu sekian lama, karena sebelumnya Canon tidak memiliki jajaran kamera SLR digital kelas pemula dengan kisaran harga di bawah 6 juta rupiah. Bersamaan dengannya, hadir pula Canon Speedlite 430EX II yang merupakan penyempurnaan dari versi sebelumnya.

Canon EOS 1000D Digital SLR dilengkapi dengan sensor CMOS APS-C beresolusi 10.1 megapixel generasi terbaru, titik fokus sebanyak 7 lokasi, layar LCD 2.5 inci, pilihan format gambar RAW, ISO 100 – ISO 1600, dan fasilitas live view dengan kemampuan autofokus deteksi fasa. Selebihnya, EOS 1000D tetap mewarisi beberapa fasilitas terbaru dari Canon EOS 450D, diantaranya prosesor DIGIC III, sistem anti-debu pada sensor, kecepatan bidikan 3 gambar per detik, penggunaan jenis kartu memori SDHC, dan paket pembelian yang telah dilengkapi lensa EF-S 18-55mm f/3.5-5.6 IS beserta perangkat lunak Canon yang lengkap.

Camera baru Canon EOS 1000D Digital SLR ini berada diantara level Canon EOS 400D dan Canon EOS 450D, diatas Canon EOS 400D dan dibawah Canon EOS 450D. Camera baru ini diluncurkan dengan resolusi sama dengan 400D yaitu 10MP. Adapun fitur yang berbeda dengan EOS 400D adalah jenis kartu yang menggunakan SD serta telah adanya fitur live view seperti Canon EOS 450D dan Canon EOS 40D. Menurut info yang didapatkan kamera baru ini akan dijual dengan kisaran harga 5juta. Sebuah pilihan rentang harga yang menarik, sepertinya memang tidak ditujukan untuk melawan Nikon D80, tetapi lebih pada upaya Canon untuk menghambat perkembangan dan penjualan Entry Level DSLR terbaru dari Nikon. Yaitu Nikon D60.

Read rest of entry

MacBook Air

MacBook Air diluncurkan di event Macworld 2008 yang diklaim sebagai notebook tertipis di dunia. Apple telah mempunyai adik baru dengan kapasitas yang di tingkatkan menjadi 120 GB utk versi hard disk dan 128 GB untuk versi SSD.

Macbook Air generasi pertama yang saya miliki adalah sebuah produk yang bisa saya katakan cacat. Dikarenakan memakai prosesor kustom intel 65 nm, prosesor tersebut masih menghasilkan panas yang membuat MacBook Air menjadi overheating. Otak prosesor (Core) ganda yang dimiliki oleh prosesor Intel Core 2 Duo yang terdapat pada MacBook Air generasi pertama ini bisa mematikan salah satu core nya sehingga temperatur sedikit turun untuk mencegah terjadinya sistem crash atau kernel panic. Tetapi dengan hanya 1 otak yang bekerja, membuat sistem tidak dapat beroperasi dengan baik.

Software Update yang dikeluarkan oleh Apple membuat prosesor tidak mematikan salah satu otaknya, tetapi bila temperatur panas, maka prosesor akan di turunkan (throttling) menjadi 800mhz saja. Pemecahan ini tetap membuat sistem tidak dapat bekerja dengan baik bila melakukan pekerjaan yang intensif seperti menonton video di iTunes ataupun video flash di situs seperti Youtube.

Dengan di rilisnya MacBook Air generasi kedua, masalah-masalah tersebut hilang. Apple menggunakan prosesor Intel berbasis 45 nm yang memakan watt lebih kecil serta membuat temperatur tidak sepanas pada generasi pertama.

Apple sedikit terhambat dengan MacBook Air generasi 2 yang menggunakan kapasitas hard disk, sehingga banyak orang yang memesan versi prosesor 1.6 Ghz dengan hard disk akhirnya diberikan kapasitas SSD secara cuma-cuma.

Untuk Indonesia, Macbook Air masih sedikit peminatnya, dikarenakan permintaan yang tidak terlalu banyak, sehingga retailer di sini tidak terlalu berani ambil resiko untuk memiliki stok terlalu banyak.

Saya adalah salah satu penggemar Macbook Air, dan seiring dengan waktu tertulisnya artikel ini, MacBook Air versi SSD dengan prosesor 1.86 Ghz sudah masuk ke Jakarta dan dibandrol dengan harga Rp.30.900.000,-. Tentunya bukan harga yang ramah untuk sukses dalam pangsa pasar Indonesia.

Perbedaan tampak luar sama seperti generasi pertama. Yang terjadi perubahan signifikan adalah perangkat keras seperti kartu grafik menggunakan nVIDIA 9400M, port Micro-DVI diganti menjadi Display Port. Hal yang mengecewakan karena Apple tidak mengikut sertakan adaptor untuk ekstensi ke layar eksternal, sehingga anda harus membelinya sendiri.

Macbook Air generasi kedua dengan Display Port

Macbook Air generasi kedua dengan Display Port

Dengan chip grafik nVIDIA 9400M, beban prosesor ketika mengelola pekerjaan video di alihkan ke kartu grafik, sehingga temperatur yang dihasilkan dalam ruang yang sempit di notebook ini tidak terlalu panas. MacBook, MacBook Pro dan MacBook Air yang baru (unibody) ini mempunya sistem operasi Leopard yang di tugaskan khusus untuk memberi beban pekerjaan video dari prosesor ke chip kartu grafik. Versi Leopard yang berada di notebook Apple generasi sebelum unibody tetap membebankan kerja video kepada prosesor. Apakah Apple akan memberikan software update untuk seri notebook yang lama? kita tunggu saja.

Generasi pertama dengan kotak berwarna hitam

Generasi pertama dengan kotak berwarna hitam

Kotak pembungkus MacBook Air baru terlihat lebih besar daripada generasi sebelumnya. Sesuatu yang aneh, dimana Apple merilis MacBook dan MacBook Pro unibody dengan kotak pembungkus yang lebih kecil, tetapi tidak terjadi pada MacBook Air.

Pengalaman Penggunaan

Pada generasi kedua ini, yang saya alami adalah proses boot up dan meluncurkan aplikasi sangatlah cepat. Untuk penggunaan secara keseluruhan malah MacBook Air terasa lebih cepat dibandingkan MacBook Pro unibody 2.4Ghz. Sepertinya harus berterima kasih kepada SSD. Mungkin juga ada pengaruh terhadap cache prosesor sebesar 6 MB, 2 kali lipat lebih besar dibandingkan yang ada di MacBook dan MacBook Pro versi 2.4Ghz (unibody). Saya mencoba menjalankan 9 aplikasi yang cukup berat dan semuanya di luncurkandengan sangat cepat sekali, sehingga dalam sekejap mata aplikasi-aplikasi tersebut terbuka secara sangat cepat. Jauh lebih cepat dari MacBook Pro yang memilik prosesor 2.4Ghz sekalipun. Dalam pengetesan waktu boot time pun sangat cepat, yaitu 27 detik, dan untuk shutdown hanya memakan waktu 3 detik.

Aplikasi-aplikasi yang dijalankan adalah Quicktime, Safari, iTunes, iWeb, iPhoto, iMovie, iDVD, Garage Band, DVD Player. Aplikasi-aplikasi tersebut dijalankan ketika kondisi tidak dalam berada cache memory. Jadi setelah menyalakan sistem, saya langsung menjalankan aplikasi-aplikasi tersebut. Semua aplikasi meluncur dan siap digunakan dalam waktu 12 detik. Teknologi SSD benar-benar mengagumkan.

Read rest of entry

DELL Vostro 1088


Dell mengeluarkan 2 notebook Vostro yang hampir mirip yaiitu Dell Vostro 1014 dan lainnya Vostro 1088. Maklumlah, dari sisi rupa dan tampilan, kedua seri notebook ini sangat serupa. Bahkan jika tidak ada kemasan yang membantu informasi, bisa jadi Anda harus melihat spesifikasi melalui BIOS notebook.

Dell Vostro 1088 adalah notebook ideal yang bisa menemani pekerjaan sehari-hari. Ukurannya ideal, dalam artian tidak terlalu kecil tetapi juga tidak terlampau besar. Saat dijinjing pun bobotnya yang 2,2 kg masih terasa ringan, terutama jika dimasukkan ke dalam tas punggung atau dipegang dengan tangan. Memang sih, dibandingkan netbook, perangkat ini masih jauh lebih berat. Tetapi tunggu sampai Anda melihat jeroannya.

Ya, perbedaan mencolok di Vostro 1088 dibandingkan dengan Vostro 1014 adalah prosesor dan kartu grafis yang dimiliki keduanya. Jika Vostro 1014 menggunakan Intel Core 2 Duo T5870 (2 GHz), Vostro 1088 memiliki spesifikasi prosesor yang sedikit lebih tinggi, yakni Intel Core 2 Duo T6670 (2,2 GHz). Vostro 1088 juga memiliki kemampuan memainkan grafis 3 dimensi yang lebih jempolan berkat tersedianya kartu grafis mandiri ATI Mobility Radeon HD 4330 (dengan memori 512 MB yang tidak dibagi dengan sistem/dedicated). Jadi memori 4 GB yang Anda punyai di notebook ini tidak akan dipangkas seperti halnya jika memakai kartu grafis onboard dengan shared memory.

Selain prosesor, semua kelengkapan dan fasilitas lain di Vostro 1088 hampir sama dengan Vostro 1014. Tersedia 4 port USB yang tersebar di sisi kanan dan kiri notebook untuk memudahkan penambahan perangkat tambahan. Ada pula port Firewire (IEEE 1394) di sisi kanan untuk menghubungkan notebook dengan perangkat semacam camcorder atau alat lain. Anda yang sering merekam data ke cakram padat bisa memanfaatkan drive DVD-RW yang disediakan Vostro 1088.

Oh ya, di seri ini tersedia pula port RJ-11 yang biasa digunakan untuk berinternet menggunakan koneksi dial-up. Tapi sepertinya port ini sudah jarang terpakai. Apalagi di notebook ini sudah tersedia beragam pilihan koneksi data terkini seperti Bluetooth, Wi-Fi, dan koneksi RJ-45 untuk LAN.

Notebook ini bisa dijadikan pilihan utama untuk Anda yang sering bekerja mobile dan lekat dengan aplikasi-aplikasi yang membutuhkan kinerja grafis agak tinggi. Baterai 6 cell-nya juga cukup tangguh menyuplai daya utamanya saat notebook bekerja dengan beban maksimum. Perangkat ini juga hanya menyediakan sistem operasi Linux sebagai sistem operasi default yang sudah dipasang dalam notebook ini.
Seperti kebanyakan notebook, Dell Vostro juga menempatkan drive optis yang bisa menulis keping DVD di sebelah kanan notebook. Di sisi sini juga terdapat port firewire (IEEE 1394), 2 port USB, sebuah port RJ-11, dan colokan adaptor untuk mendayai notebook.


Pembuangan udara panas di kiri

Untungnya Dell mengerti kebiasaan banyak orang yang menggunakan mouse di sisi kanan notebook. Akibatnya, kisi pembuang panas diletakkan di sebelah kiri notebook agar tak terlalu mengganggu. Port VGA eksternal, USB, port RJ-45, dan slot Express Card juga ditempatkan di sisi ini.

Spesifikasi Dell Vostro 1088

Prosesor

Intel Core 2 Duo T6670 (2,2 GHz)

Cache L2 Prosesor

2 MB

Front Side Bus

800 MHz

Chipset

Intel 45 Express chipset

Kapasitas Memori Utama yang Dipasang

4 GB DDR2-800

Jumlah Slot Memori Utama

2

Dukungan Memori Utama

DDR2-800 sampai 4 GB

Grafis

ATI Mobility Radeon HD 4330 512MB

Hard Disk

320 GB, 5400 RPM

Optical Disk Drive

8X DVD+/-RW

Audio

Microsoft High Definition Audio Device

LAN

RTL9168D/8111D Gigabit

Wi-Fi

802.11b/g/n

Bluetooth

Ada

Baterai

Li-Ion 6-cell

Layar

14? 1366 x 768 piksel

Dimensi

34 x 24,2 x (2,5 s/d 3,56) cm

Bobot

2,2 Kg

Interface Eksternal

- 1394, VGA
- HDMI Out
- USB 2.0 x4
- eSATA 3Gbps x2
- RJ-45
- Phones Out
- Microphone In
- Card Reader/Writer 5 in 1
- Slot ExpressCard 34mm

Feature lain

- Kamera
- 1 tombol On/Off

Sistem Operasi

Linux Ubuntu

Garansi

1 tahun

Situs Web

www.dell.com

Harga kisaran*

US$799


Hasil Uji

Dell Vostro 1088 kami bandingkan dengan Acer Aspire 5738PG . Acer unggul dalam prosesor, karena menggunakan Intel C2D P8700, sedangkan Dell sedikit unggul di daya tahan baterai karena memiliki spesifikasi yang lebih rendah. Keduanya memiliki memori yang sama besar yakni 4 GB.

Pengujian

Dell Vostro 1088

(Intel Core 2 Duo T6670 2,2 GHz, RAM 4 GB, Intel Cantiga GS45, 14”, Win 7 Ultimate)

Cinebench R10

4512 CB-CPU

PCMark Vantage

3724

Encoding video

14 menit 28 detik

Encoding audio

2 menit 5 detik

3DMark 2006

2840

Daya Tahan Baterai


Memutar HD Video

1 jam 23 menit 4 detik

Battery Eater

1 jam 18 menit 2,5 detik


Plus: Kinerja baik, kartu grafis mandiri, koneksi lengkap, daya tahan baterai baik.
Minus: Tanpa sistem operasi Windows, bentuk dan warna konservatif.

sumber :infokom

Read rest of entry

08 Mei 2010

HP Mini 1000

Dirilis langsung dari website resmi HP, vendor yang beberapa bulan lalu memproduksi mini note 2133 ini mengklaim netbook mereka kali ini HP Mini 1000 benar-benar gres dan fresh. Dirilis untuk pertama kalinya disana dengan harga...hanya $399, dan nampaknya HP terlihat sangat serius untuk memanjakan konsumen netbook. HP Mini 1000 akan tersedia dalam tiga varian yang berbeda, baik dari segi model dan juga konfigurasinya. Spesifikasi dasar dari ketiganya adalah ketebalan yang tidak lebih dari 2,5 cm, berat mulai dari 1Kg, webcam, dan ukuran keyboard-nya 92% dari ukuran keyboard PC standar, juga ketiganya dilengkapi dengan Brightview widescreen Infinity display with flush glass dan LED backlight.

HP mendesain netbook ini untuk para konsumen laptop yang tertarik dengan "information snacking" dan "content enjoyment". HP yakin bahwa target pasarnya kali ini telah mencakup dua poin tersebut, dan HP menawarkan "content creation" yang diyakininya jauh lebih menarik dan digemari oleh konsumen laptop sekarang. Tiga varian HP Mini 1000 sebagai berikut:

  • HP Mini 1000 dengan fitur piano-black finish with HP Imprint swirl design yang menggunakan Intel Atom N270 1.6GHz processor dan sistem operasi Windows XP Home. Juga terdapat didalamnya Ethernet jack, dua buah USB ports, built-in webcam dan microphone. Seri ini juga dibekali dengan wireless connectivity (WLAN) dan versi 3G yang akan segera hadir di bulan Desember mendatang. Pilihan konfigurasi untuk varian ini adalah pilihan layar 8.9-inch Brightview atau 10.2-inch diagonal Brightview widescreen Infinity display with 1024 x 600 resolution, juga anda dapat memilih hardisk SSD ataupun standar hardisk.



  • HP Mini 1000 Vivienne Tam Edition hadir dengan nuansa peonyflower yang menginspirasi, dan didesain khusus oleh fashion designer’s Spring 2009 collection. Sangat cocok untuk anda "Internet- centric" fashionista woman yang mempunyai mobilitas cukup tinggi. Edisi ini mempunyai fitur layar 10.2-inch diagonal Brightview widescreen Infinity display with1024 x 600 resolution. Desainnya diperkenalkan pertama kali pada Tam’s Fall 2009 Fashion Week show in Battery Park New York. Tam mengklaim netbook ini adalah yang pertama menggunakan “digital clutch” dan embroidered sleeve untuk pelindung eksteriornya. Vivienne Tam Edition ini disuguhkan dengan Intel Atom N270 1.6GHz processor, Windows XP Home, dan 1GB RAM untuk aplikasi dan editing agar berjalan lancar. Terdapat juga Ethernet jack, dua buah USB ports, built-in webcam dan microphone. Seri ini juga dibekali dengan wireless connectivity (WLAN) dan versi 3G yang akan segera hadir di bulan Desember mendatang.


  • HP Mini 1000 with MIE (Mobile Internet Experience) yang membedakan seri ini dari yang lainnya adalah Linux interface yang simpel, unik, dan cukup atraktif. HP juga mengklaim bahwa seri ini akan memberikan konsumen kepuasan internet tanpa keluhan dengan interface yang nyaman dan didesain khusus agar setiap penggunanya dapat menikmati digital content – videos, photos, music dan email tanpa hambatan. MIE juga di pack dengan Instant Messaging, email dan Skype, untuk kemudahan online video chat. HP Mini 1000 with MIE menggunakan Linux-based (Ubuntu) dan Intel Atom N270 1.6GHz processor didalamnya. Terdapat juga Ethernet jack, dua buah USB ports, built-in webcam, microphone, dan wireless connectivity (WLAN.). Tak ketinggalan pula berbagai aplikasi seperti browsing, email, dan online video yang dapat langsung diakses lewat "dashboard" MIE.

Mini 1000 Accessories and Service

HP Mini Mobile Drive memberikan kepada konsumen HP Mini 1000 pilihan antara 2, 4, atau 8 gigabytes memori cadangan, yang akan memudahkan dalam pemindahan maupun backup data konsumen seperti file-file penting, foto, musik, maupun data lainnya.

Juga terdapat optional 6-cell Li-polymer battery yang akan tersedia pada Januari tahun depan.

HP Mini 1000 dan HP Mini 1000 Vivienne Tam Edition hadir dengan enam bulan subscription gratis ke HP Upline, yang dapat memudahkan anda dalam pengamanan on-line service untuk storage, backup, sharing dan synchronization digital content.

Pricing and availability

  • HP Mini 1000 telah dipasarkan di Amerika dengan starting price $399.99.
  • HP Mini 1000 Vivienne Tam Edition diperkirakan mulai dipasarkan di Amerika pada pertengahan Desember dengan harga sekitar $699.99.
  • HP Mini 1000 with MIE dikabarkan mulai ada di pasaran Amerika pada bulan Januari tahun depan dengan starting price $379.99.

Details Technical Specifications

  • Operating System: Genuine Windows XP Home SP3, Mobile Internet Experience Linux
  • Processor: Intel Atom N270 (1.6 GHz)
  • Chipset: Intel 945GSE + ICH7M, 533MHz FSB
  • Memory: DDR2 SDRAM, 533MHz, one SODIMM memory slot, supports up to 2GB (Windows XP restricted to 512MB or 1GB from HP due to Microsoft agreement)
  • Internal Storage: 60GB 4200 rpm PATA hard drive, 8GB/16GB Solid State Drive
  • External/Removable Storage: 2GB/4GB/8GB HP Mini Mobile drive (available with SSD model only)
  • Display: 8.9-inch diagonal WSVGA (1224 x 600) or 10.2-inch WSVGA "Infinity BrightView" display
  • Graphics: Intel GMA 950
  • Audio: High Definition Audio, stereos speakers, integrated stereo microphone, stereo headphone/line out, stereo microphone in
  • Wireless support: 802.11b/g, b/g, optional Bluetooth 2.1
  • Communications: 10/100 Ethernet
  • Expansion slots: Secure Digital (SD) slot
  • Ports and connectors: Two USB 2.0 ports, VGA, power connector, RJ-45/Ethernet, stereo headphone/line out, stereo microphone in, VGA webcam
  • Input device: 92% full-sized keyboard, touchpad with scroll zone
  • Dimensions (H x W x D): 0.99 (at front) x 10.3 x 6.56 inches
  • Weight: 2.25 lbs (with 3-cell battery and 8.9" display, 2.4 lbs with 3-cell battery and 10.2" display.
  • Power: 3-cell 26WHr Lithium-polymer battery (optional 6-cell 52WHr Lithium-polymer battery
  • Warranty: Limited 1-year and 90-day warranty options available, depending on country, Extended warranty available
Read rest of entry
 

Information Technology & GadGet Copyright © 2009 Gadget Blog is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal