Pages

27 Januari 2009

Edifier S750 Gaming Sound


Bagi para gamer sejati yang slalu duduk didepan kompi, pasti ingin mendengar suara game yg dimainkan meledak dan menggelegar dengan dahsyatnya. Edifier S750 adalah pilihan yang tepat untuk kebutuhan tersebut. karena memnag dapat membuat jantung bergetar mendengarnya. Ini dikarenakan power yang dimiliki S750 ini sangat mumpuni.

SPECIFICATIONS
- Power output: RMS 5 x 75W + 180W (THD=10%)
- System under developing FEATURES
- Heavy metal 5.1 speaker system with 10 inch subwoofer
- Dolby Digital & Prologic II inside
- Wooden MDF housing for all speakers
- Passive radiator on both sides on the subwoofer to exaggerate bass performance
- Magnetically shielded drivers for all speakers
- Switchable analog/digital input ports for most kinds of audio source
- Multifunctional wire controller with 2.5 inch LCD display (dimmer included)
- Headphone output on wired remote controller
- Master volume controls both speaker output and headphone output
- Volume booster for extra power output
- Separate bass and treble adjustments
- Multifunctional wireless remote controller included

Gimana ?? tertarik ???
Read rest of entry

Membuat Control Panel Sendiri


BUAT FOLDER

Untuk membuat “Control Panel” sendiri, pertama kita buat sebuah folder. Klik kanan tombol Start dan kemudian pilih Explore. Ketika folder Start Menu tampil, klik ganda folder Programs. Ketika folder Programs tampil, klik menu Organize pada toolbar Windows Explorer dan kemudian pilih New Folder. Selanjutnya, beri nama folder tersebut My Control Panel atau apa pun yang Anda suka.

GANTI ICON FOLDER

Sekarang, klik kanan folder My Control Panel, dan kemudian pilih Properties. Pilih tab Customize, dan kliktombol Change Icon pada panel Folder icons. Ketika kotakdialog Change Icon tampil, pilih icon untuk membedakan foldetersebut dari semua folder lainnya pada menu Start.

SERET FOLDER KE MENU START

Sekarang, seret folder My Control Panel dari folder Pro-grams dan arahkan ke tombol Start. Ketika menu Start terbuka, seret folder My Control Panel dan jatuhkan ke bagian paling atas menu Start. Sampai di sini, Anda bisa memasukkan tools ke “Control Panel”.

MASUKKAN TOOL (1)

Untuk memasukkan tools ke “Control Panel”, buka folder My Control Panel dari menu Start. Selanjutnya, buka Control Panel yang asli dan pilih Classic View. Sekarang, seret dan jatuhkan tools yang paling sering Anda gunakan dari Control Panel yang asli ke folder My Control Panel. Biasanya membuat shortcut dengan cara drag-and-drop sudah mencukupi. Namun seperti yang Anda ketahui, banyak tools yang terdapat di dalam tool lain. Sebagai contoh, untuk ke Display Settings, Anda harus membuka Personalization dulu.

MASUKKAN TOOL (2)

Untungnya beberapa shortcut command line tools lama masih eksis di Windows Vista dan Anda bisa meng-gunakannya. Tools Control Panel Windows Vista bisa ditemukan di folder Windows\System32 (dalam file CPL). Anda bisa menjalankannya dengan menggunakan format perintah: control tool.cpl di mana tool adalah tool Control Panel. Jika tool tersebut mempunyai beberapa tab, Anda bisa membuat shortcut langsung ke tab yang dituju dengan menggunakan format perintah: control tool.cpl,,# di mana # adalah nomor tab yang dituju. Beberapa shortcut command line bisa Anda lihat pada boks.

GANTI NAMA SHORTCUT

Ketika menyeret tools, Windows Vista akan membuat shortcut ke tools tersebut. Windows Vista akan menambahkan “- Shortcut” ke setiap nama tools. Tentu saja, Anda bisa menghapus tambahan tersebut dan mengganti nama sesuai yang diinginkan. Ketika sudah selesai, tutup folder My Control Panel dan Control Panel yang asli. Sekarang ketika Anda ingin menjalankan tools yang sering digunakan, cukup klik tombol Start dan pilih icon My Control Panel.

SHORTCUT COMMAND LINE CONTROL PANEL

  • Kategori Personalization: tab Display Settings (desk.cpl), Desktop Icon Settings (control desk.cpl,,0), Screen Saver Set-tings (desk.cpl,,1), dan Appearance Settings (desk.cpl,,2).
  • Ketegori System Properties: tab Computer Name (sysdm. cpl), Hardware (sysdm.cpl,,2), Advanced (sysdm.cpl,,3), System Protection (sysdm.cpl,,4), dan Remote (sysdm.cpl,,5)
  • Kategori Internet Properties: tab General (inetcpl.cpl), Security (inetcpl.cpl,,1), Privacy (inetcpl.cpl,,2), Content (inetcpl. cpl,,3), Connections (inetcpl.cpl,,4), Programs (inetcpl.cpl,,5), dan Advanced (inetcpl.cpl,,6).
  • Kategori Mouse Properties: tab Buttons (main.cpl), Pointers (main.cpl,,1), Pointer Options (main.cpl,,2), Wheel (main.cpl,,3), dan Hardware (main.cpl,,4).
  • Kategori Regional and Language Options: tab Formats (intl.cpl), Location (intl.cpl,,1), Keyboards and Languages (intl. cpl,,2), dan Administrative (intl.cpl,,3).
  • Kategori Sound: tab Playback (mmsys.cpl), Recording (mmsys.cpl,,1), dan Sounds (mmsys.cpl,,2).
  • Read rest of entry

    PSU : TAGAN TG500-BZ


    TAGAN TECHNOLOGY CO. yang cukup terkenal dengan produk casing high-end-nya, mencoba memberikan pilihan produk PSU (Power Supply Unit) untuk pasar Indonesia. Tagan TG500-BZ, produk ini disebut dengan PipeRock series. Sesuai namanya, PSU ini memiliki daya 500W. Tidak ada pengontrol apapun yang disertakan dalam produk ini untuk hanya sekadar mengetahui kinerja dari produk tersebut. PSU ini mampu mengakomodasi sebuah komputer yang memerlukan daya mencapai 500W.

    Desainnya memang cukup unik. Dengan warna hitam dan berbahan solid SECC Steel memang menunjukkan PSU ini sangat powerful. Pendinginan dari PSU ini dipercayakan dengan sebuah fan saja yang berukuran 13,5 cm. Yang membuat produk ini unik adalah adanya fitur yang disebut dengan PipeRock Cable Management, di mana terdapat beberapa konektor yang bisa dihubungkan dengan kabel secara terpisah, berbeda denga PSU kebanyakan yang seluruh kabelnya berasal dari satu buah lubang. Sehingga dengan begitu, Anda bisa mengatur sendiri berapa kebutuhan kabel yang Anda perlukan untuk perangkat di dalam PC Anda.

    Fluktuasi daya yang dialami oleh masing-masing rail tidak terlalu signifikan. Baik itu rail tegangan +3.3V, +5V maupun +12V tidak mengalami penurunan daya yang cukup banyak. Penurunan tegangan masih di bawah +/- 5% dari nilai semestinya masing-masing rail. Hal ini masih dianggap wajar dan tidak terlalu mengganggu.

    Yang paling menarik adalah paket penjualan yang diberikan, total ada dua tas terpisah yang dikemas dalam sebuah packaging yang cukup kokoh. Satu tas berisi perangkat kabel-kabel berwarna-warni yang menunjukkan masing-masing fungsinya. Terdapat total lima kabel yang siap dipasang dalam PSU tersebut. Tas yang ke-2 berisi unit PSU-nya di mana pada PSU tersebut ada beberapa konektor untuk menyambung ke kabel yang terpisah tersebut. Ditambah dengan kabel ground yang juga sudah terintegrasi di dalam PSU tersebut.–APHJ

    PRODUK / DATA TEST

    PRODUK / HARGA

    Tagan TG500-BZ / Rp1.075.000 (kisaran)

    Manufactur

    Kontak

    Website

    Tagan Technology Co.

    Techno Solution / (021) 62304380

    www.tagan.com

    DATA TEKNIS / PERLENGKAPAN

    Power Rating

    ATX Version

    PFC

    Input Frequency Range

    AC Input

    DC Output

    Jumlah / Ukuran Fan

    Manajemen Fan

    Berat

    Fitur Tambahan

    Paket Penjualan

    500 Watt

    12V/V 2.2

    Active

    50~60Hz

    100-240Vac 10-6A

    +3.3V 24 Amperes

    +5V 24 Amperes

    +12V1 20 Amperes

    +12V2 20 Amperes

    -12V 0.8 Amperes

    +5V (standby) 3 Amperes

    1 / 135mm

    -

    2,88kg

    -

    User Manual, Tas terpisah berisi: Kabel Power, kabe

    input terpisah, obeng, sekrup, cable ties, sarung

    tangan.

    PLUS / MINUS

    + Performa cukup baik dan stabil, konektor berlimpah, fitur active PFC.

    - Harga tinggi.

    Read rest of entry

    Virus VIRGEAR " si Penghapus MP3"



    WAH, ada lagu Agnes Monica yang “Matahariku””, sahutDencu. Karena itu lagu kesenangannya, tanpa ragu ia punlangsung menjalankannya dengan cara mengklik ganda filetersebut. Namun apa yang terjadi, bukan lagu Agnes yang iadapatkan, tapi semua file MP3 beserta file video kesayangan miliknya hilang dalam sekejap. Kok bisa? Itu salah satu tandanya telah terinfeksi oleh Virgear.

    Tipuan Virgear

    Virgear memang virus biasa saja, artinya ia tidak memiliki teknikinfeksi yang kompleks seperti halnya yang dilakukan virus lama Brontok maupun Maxtrox yang baru–baru ini menyebar.

    Virgear dibuat menggunakan Visual Basic. Sampai tulisan ini dibuat, terdapat tiga varian dari Virgear yang kami dapat. Varian pertama yang kami temukan memiliki ukuran fi le sebesar 16.896 bytes, yang kemungkinan besar di-pack menggunakan UPX dan di-scramble untuk menyembunyikan identitas dari packer yang digunakan. Yang kedua, memiliki ukuran fi le sebesar 49.152 bytes, murni tanpa di-pack. Dan yang ketiga, atau Virgear.C, memiliki ukuran sebesar 19.968, yang juga kemungkinan besar di-pack menggunakan UPX dan di-scramble seperti halnya varian pertama.

    Yang akan coba dibahas kali ini adalah varian Virgear.A. Walaupun sebenarnya perbedaan dari setiap varian tidaklah terlalu signifikan, hanya di nama–nama fi le virus yang digunakan untuk menyebar. Dan satu hal yang tidak berubah antara varian yang satu dengan yang lainnya adalah icon yang digunakan. Ia menggunakan icon yang mirip dengan file .MP3 milik aplikasi WinAmp. Yang dilakukannya ini cukup banyak menipu para korbannya. Walaupun sebenarnya hal ini tidak perlu terjadi, jika Anda mampu membedakannya antara file asli dan file virus.

    Bersarang di System

    Ia akan meng-copy-kan beberapa file yang merupakan duplikat dari dirinya ke direktori yang ia beri nama system. Direktori ini terletak di bawah direktori System32 milik Windows. Pada direktori tersebut akan terdapat beberapa file dengan nama VirGear.exe, smss.exe, Gazette.exe, Gazerock.exe, dan Nugen. exe. Direktori system dan kelima file tersebut ber-attribut hidden dan system, jadi secara setting-an default Windows tidak akan terlihat oleh kasat mata. Lalu, kelima file itu akan ia jalankan.

    Untuk dapat aktif otomatis, ia membuat beberapa item baru di Registry Run dengan nama seperti Winamps, Nullsoft, JetAduio, CoolEditV2, dan AdobeAudition. Nama yang dibuat memang terlihat mirip dengan nama beberapa aplikasi multimedia. Tentu saja ini bertujuan untuk tidak membuat user curiga.

    Saat user menjalankan file virus, ia akan mencoba untuk membuka file Clock.avi yang secara default terletak pada direktoriWindows untuk dijalankan pada Windows Media Player. Pada rutin virusnya terlihat bahwa fungsi ini akan diaktifkan apabila virus dijalankan bukan pada direktori induknya, yakni system.

    Matikan UAC

    Untuk melancarkan aksinya ia mengeset registry untuk tidak menampilkan file hidden dan system, serta menyembunyikan setiap extension yang dikenali oleh Windows. Selain itu, fungsi windows lainnya seperti System Restore dan Find/Search juga ia disable. Serta, ia pun mencoba untuk mematikan UAC (User Account Control) yang ada pada Windows Vista. Walaupun sebenarnya, virus ini tidak dapat berjalan mulus di Vista pada user account selain administrator, tentu saja karena terbentur masalah privilages yang lebih ketat dibandingkan operating system sebelumnya, terkecuali memang Anda dengan sengaja menjalankan dengan perintah “Run as administrator”.

    Matikan Virus Lain

    Untuk menjadi penguasa tunggal di komputer terinfeksi, ia mencoba untuk mematikan virus lain dengan memasukkan nama file yang dikenal sebagai nama file induk virus tersebut pada Registry Image File Execution Options, seperti kspoold. exe, HokageFile.exe, atau HOKAGE4.exe. Selain itu, ia pun menambahkan beberapa nama file lain seperti Setup.exe, In-stall.exe, msiexec.exe, regedit.exe, dan juga nama file antivirus termasuk PCMAV-CLN.exe dan PCMAV-RTP.exe.

    Selain itu, virus ini juga menghalau user untuk masuk dalam modus safe-mode, dengan menghapus setingan yang berkaitan ini di Registry.

    Timer Penyebaran

    Virus ini memiliki komponen Timer. Salah satunya komponen Timer yang ia namakan Penyebaran. Timer ini diset untuk memiliki interval sebesar 60000ms. Ia bertugas untuk membuat file induk dan menyebarkan diri ke setiap drive yang ia temukan, termasuk Remote Drive. Artinya, ia juga dapat menyerang drive yang di share pada jaringan setempat.

    Pada saat menyerang removable drive ataupun remote drive, ia akan menciptakan dua buah fi le baru dengan nama Autorun.inf dan Winamps.exe dengan attribut hidden dan system. Selain itu, sebuah direktori baru dengan nama My Music 2008 juga akan diciptakan, pada direktori tersebut akan berisi banyak sekali file MP3 palsu yang sebenarnya merupakan virus itu sendiri. Nama yang ia gunakan seperti Agnes_Monica_-_Mataha-riku__Ost._Jelita_.mp3 ,.exe, Dewiq_feat_Kaka_-_BeTe.mp3,.exe, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dan nama – nama ini yang selalu di-update di setiap varian barunya.

    Jika Anda lebih teliti, terdapat beberapa kejanggalan pada nama file tersebut. Contohnya pada virus ini, terdapat tanda titik setelah ekstensi, misalkan “Agnes Monica.mp3.”. Tanda titik tersebut mengisyaratkan bahwa sebenarnya terdapat extension asli dibelakang extension tersebut. Secara default Windows, extension asli ini tidak akan diperlihatkan, apalagi virus ini pun juga mengeset Windows untuk tidak menampilkan extension asli. Selanjutnya, Anda ubah tampilan Windows Explorer ke modus Details (View -> Details), di bagian Type akan terlihat tipedari file tersebut. File MP3 yang asli memiliki Type contohnya seperti “MPEG Layer 3 Audio File”, “MP3 Format Sound”, atau sejenisnya. Jika Type nya adalah Application, bisa dipastikan itu adalah virus. Selain itu, lihat juga tampilan dari fi le tersebut. Apabila file yang Anda curigai memiliki jumlah spasi yang sangat banyak terutama di bagian akhir, Anda juga harus waspada, karena bisa jadi diakhir spasi yang segitu banyak terdapat extension asli virus yang sebenarnya, misalkan seperti yang dilakukan oleh virus ini “Dewiq_feat_Kaka_-_BeTe.mp3 [%spasi yang sangat banyak%] ,.exe”. Terlihat bahwa extension asli file tersebut adalah EXE (executable) dan bukanlah MP3. Maka dari itu, lebih baik setting-lah Windows Explorer Anda dengan masuk ke menu Folder Options, lalu memilih “Show hidden files and folders”, serta menghapus centangan ([1]) pada “Hide extensions for known fi le types” dan “Hide protected operating system fi les (Recommended)”.

    Cari dan Hapus!

    Beberapa pembaca mengaku bahwa saat melakukan pembasmian menggunakan PCMAV, ia menghapus setiap file MP3 yang telah terinfeksi oleh virus ini. Padahal kenyataan sebenarnya adalah virus ini tidak menginfeksi atau lebih tepatnya menginjeksi masuk ke dalam file MP3 tersebut. Yang ia lakukan adalah mencari ke setiap penjuru drive akan keberadaan file MP3, jika ia menemukannya, maka akan langsung ia hapus dan digantikan dengan file virus dengan nama yang hampir mirip dengan nama file aslinya. Jadi, file MP3 Anda yang asli memang benar–benar dihapus oleh virus ini tanpa ampun. Dan sedihnya lagi, hal ini tidak ia lakukan hanya pada fi le MP3 saja, melainkan juga pada file .3GP, .AVI, .RM, .WMV, .ASF, .MPG, .MPEG, dan .MP4.

    Basmi Virgear!

    Silakan gunakan PCMAV yang telah disempurnakan ini. Dan dikarenakan virus ini dapat memblok PCMAV, Anda diharuskan merename terlebih dahulu file PCMAV-CLN.EXE sebelum digu-nakan, misalkan menjadi 123456.EXE ataupun nama lain dengan extension .EXE. Sementara untuk file yang telah terlanjur dihapus oleh virus ini, segeralah lakukan recovery.

    By : PC Media
    Read rest of entry
     

    Information Technology & GadGet Copyright © 2009 Gadget Blog is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal